
GERAK HEWAN
Gerak pada hewan merupakan salah satu sifat dari makhluk hidup. Hewan pada umumnya bergerak dengan berbagai cara sesuai dengan habitat tempat tinggalnya. Sebagai contoh, hewan yang hidup di darat bergerak dengan cara berlari, berjalan dan merayap. Begitu juga gerak hewan di udara dengan cara terbang dan hewan di air yang bergerak dengan cara berenang.
GERAK HEWAN DI DARAT
Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki tulang dan otot yang kuat. Tulang dan otot tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia (kecenderungan tubuh untuk diam ) dan untuk menyimpan energi pegas (Elastisitas ) untuk melakukan berbagai aktivitas. Berikut adalah tiga contoh hewan yang bergerak di darat.
Gajah adalah mamalia besar dari familia Elephantidae dan ordo Proboscidea. Gajah merupakan hewan herbivora yang dapat ditemui di berbagai habitat, seperti sabana, hutan, gurun, dan rawa-rawa ( hewan darat). Mereka cenderung berada di dekat air. Ketika dewasa, berat badan seekor gajah adalah antara 3000-5000 kg dan dengan tinggi mencapai 2.5 m. Selain itu, gajah dapat berlari dengan kecepatan 25 hingga 39 km/jam.
Harimau ( bahasa latin: Panthera tigris ) adalah hewan karnivora yang tergolong dalam filum Chordata (mempunyai saraf tulang belakang), subfilum vertebrata ( bertulang belakang ), kelas mamalia ( berdarah panas, berbulu dengan kelenjar susu ), pemakan daging karnivora, keluarga felidae kucing, genus panthera, dan tergolong dalam spesies tigris. Harimau adalah jenis kucing terbesar dari spesiesnya, bahkan lebih besar dari singa. Selain itu, Harimau bisa berlari dengan kecepatan 60 km/jam untuk jarak pendek. Harimau memiliki berat hingga140 kg dan tinggi mencapai 60 cm.
GERAK HEWAN DI AIR
Air memiliki kerapatan lebih besar dibandingkan udara. Air memiliki gaya angkat yang lebih besar dibandingkan udara. Tubuh hewan yang hidup di air memiliki massa jenis yang lebih kecil daripada lingkungannya. Gaya angkat air yang besar dan massa jenis hewan yang kecil menyebabkan hewan dapat melayang di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energi. Salah satu bentuk tubuh yang dimiliki oleh hewan di air adalah bentuk torpedo. Berikut adalah tiga contoh hewan yang bergerak di air.
GERAK HEWAN DI UDARA Tahukah kamu bagaimana cara burung terbang? Hewan-hewan yang terbang di udara memiliki cara yang unik. Tubuh-tubuh hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat adalah menggunakan sayap. Tahukah kamu bentuk sayap airfoil? Bentuk sayap airfoil adalah bentuk sayap yang membuat udara mengalir pada bagian atas lebih cepat daripada bagian bawahnya. Berikut adalah tiga contoh hewan yang bergerak di udara.


Kolibri adalah burung kecil dengan panjang 6,4 cm dan berwarna cerah yang sebagian besar hidup di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Seekor kolibri mempunyai sekitar seribu bulu yang bergemerlapan sehingga dapat memantulkan dan memencarkan sinar warna - warni yang dapat berubah ketika burung bergerak seperti minyak pada air. Burung Kolibri adalah burung pemakan nektar dan kecepatan mengepakkan sayapnya hampir setara dengan helikopter. Selain itu, Kolibri hanya memiliki berat sebesar 6 gram.
KESIMPULAN :
Gerak hewan dibagi menjadi tiga yaitu, di darat, air dan udara. Masing-masing gerak hewan memiliki keunikan tersendiri dan perbedaan yang besar. Contohnya di darat, hewan-hewan begerak dengan berjalan maupun merayap. Sedangkan di air, hewan-hewan bergerak dengan memakai siripnya atau meliuk-liuk. Lain lagi dengan gerak hewan di udara. Hewan-hewan yang bergerak di udara menggunakan sayapnya untuk terbang untuk mengimbangi gaya gravitasi. Pada intinya, gerak-gerak hewan di darat, air dan udara tidak sama (berbeda).
0 komentar:
Posting Komentar